Setting Mikrotik Standard Warnet
Langkah pertama reset dulu mikrotiknya, untuk mengosongkan pengaturan default dari mikrotik karena kita akan menggunakan konfigurasi sendiri.Caranya dengan menekan dan tahan tombol pada lobang “res” dan nyalakan mikrotik dengan menghubungkan dengan ac adaptor. Setelah lampu indikator berkedip lepas tombol tersebut.
Penamaan Ethernet
Agar lebih mudah mengenali port ethernet yang digunakan baiknya mengganti nama port yang digunakan. Disini yang digunakan adalah port 1 (ether 1) dan port 2 (ether 2). Klik Interfaces, pilih ether 1 dan ganti namanya menjadi internet, ether 2 ganti menjadi LAN atau Switch.
Agar lebih mudah mengenali port ethernet yang digunakan baiknya mengganti nama port yang digunakan. Disini yang digunakan adalah port 1 (ether 1) dan port 2 (ether 2). Klik Interfaces, pilih ether 1 dan ganti namanya menjadi internet, ether 2 ganti menjadi LAN atau Switch.
Pemberian IP Address
Pilih menu IP>Addresses dan klik “+” untuk menambahkan IP Address. Untuk interface internet (port 1) berikan IP 192.168.1.2/24 dan klik Apply dan OK. Karena modem speedy standard IP nya adalah 192.168.1.1. Lalu tambah lagi untuk interface LAN berikan ip 172.16.0.1/24. Berarti untuk LAN yang kita gunakan adalah class ip 172.16.0/24 dengan subnet yang digunakan adalah /24. Setelah selesai tes dengan menggunakan terminal pada winbox, ping ke ip modem, jika reply berarti pengaturan ip sudah benar
Pilih menu IP>Addresses dan klik “+” untuk menambahkan IP Address. Untuk interface internet (port 1) berikan IP 192.168.1.2/24 dan klik Apply dan OK. Karena modem speedy standard IP nya adalah 192.168.1.1. Lalu tambah lagi untuk interface LAN berikan ip 172.16.0.1/24. Berarti untuk LAN yang kita gunakan adalah class ip 172.16.0/24 dengan subnet yang digunakan adalah /24. Setelah selesai tes dengan menggunakan terminal pada winbox, ping ke ip modem, jika reply berarti pengaturan ip sudah benar
Pembagian Bandwith dengan Simple Queue
Membatasi semua koneksi client dengan aturan 128/256kbps untuk download dan upload tiap-tiap client.
Membuat parent terlebih dahulu, pilih Queue-Simple Queue-add
berikut konfig buat client nya
lakukan seterusnya untuk masing2 IP client.
Berikut contoh cara membuat mikrotik warnet, setelah tutorial ini insya allah saya akan membuat tutorial dengan video agar kawan - kawan mudah memahami




GOOD
BalasHapus