HALO GUYS!!!!!!
Kali ini saya akan membahas kembali tentang WDS tapi sekarang kita menggunakan RB941 sebagi experimen kita. Gk usah lama-lama mari kita bahas
WDS adalah kependekan dari Wireless Distribution System. Dengan WDS kita dapat memperluas jaringan dari access point tanpa menggunakan kabel seperti yang biasa dilakukan jaringan dengan kabel. Kita perlu memahami WDS untuk melakukan disain atas jaringan yang akan kita buat.
Kali ini saya akan membahas kembali tentang WDS tapi sekarang kita menggunakan RB941 sebagi experimen kita. Gk usah lama-lama mari kita bahas
WDS adalah kependekan dari Wireless Distribution System. Dengan WDS kita dapat memperluas jaringan dari access point tanpa menggunakan kabel seperti yang biasa dilakukan jaringan dengan kabel. Kita perlu memahami WDS untuk melakukan disain atas jaringan yang akan kita buat.
Langkahnya
1. Siapkan 2 Routerboard MikroTik untuk menjadi AP dan Station
2. Konfigurasi terlebih dahulu router AP untuk terkoneksi pada internet
3. Buatlah bridge interface pada AP dan Station
a. Klik menu bridge > add > beri nama bridge > apply dan ok
b. lalu pindah di tab port pada menu bridge lalu > add > isi pada tab general interface=ether1 > lalu bridge=bridge1 (nama yang di buat di bridge) > apply dan ok
*ether1 adalah gateway untuk internet
c. lalu buat lagi > add > isi pada tab general interface=wlan1 (yang terhubung ke laptop) > lalu bridge=bridge1 (nama yang di buat di bridge) > apply dan ok
4. Selanjutnya setting AP pada Routerboard
5. Setelah selesai pindah ke tab WDS > isi WDS mode=dynamic > WDS default bridge=bridge1
6. Selanjutnya Setting pada Station pada routerboar ke-2,
klik menu wireless > pada tab interface klik 2x pada wlan1 > masuk tab wireless > enable > mode > station wds > band = 2GHz-B/G/N > frequency=2452 > apply
7. lalu scan AP agar bisa konek ke AP utama. pilih WDS1 > connect > ok
8. Pindah ke tab WDS lalu isi WDS mode=dynamic > WDS default bridge=bridge1
9. Hasil-nya apabila sudah berhasil interface wlan1 akan bertanda RS dan wds akan muncul otomatis dengan bertanda DRS pada router AP
10. lalu secara otomatis akan di tambahkan ke dalam port bridge yang bertanda D
Akhirnya berhasil juga konfigurasi wds dynamic pada mikrotik.
Sekian Tutorial kali ini semoga bermanfaat






Komentar
Posting Komentar